Make your own free website on Tripod.com
Motor Cina Motor India Motor Korea Motor Taiwan Motor Indonesia
  Home
  News
  Motor Cina
  Motor India
  Motor Korea
  Motor Taiwan
  Motor Indonesia
 

 

 

Millenium versus Millenium
Perang hak menggunakan merek berlangsung antara dua motor Cina. Polisi terpaksa harus menyita langsung dari gudang penyimpann motornya. Apa peran Honda?

Muhammadiyah Jualan Kanzen
Produsen motor Kanzen menggandeng ormas Islam besar Muhammadiyah untuk memasarkan sepeda motor buatannya. Adakah tujuan lain selain bisnis?  

Motor Cina Sukses Melibas Jepang
Serbuan motor Cian sepanjang tahun 2000 terbukti berhasil menggoyang motor Jepang. Motor Cina, semisal Jialing, Jincheng, Qingqi, Millenium, dan lainnya sukses menggeser market share produk Jepang. Bila sebelumnya sepeda motor buatan Jepang, yakni Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki menguasai sekitar 90 persen pasar motor, kini tergeser menjadi hanya 75 persen. ''Sekitar 20 sampai 25 persennya dikuasai motor buatan Cina,'' kata Robbyanto Budiman, direktur pelaksana Grup Wahana Artha, distributor utama sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang.
 
Pangsa Pasar Sepeda Motor
 Honda 43,2 persen
 Motor Cina 20,0 persen
 Yamaha 17,0 persen
 Suzuki 14,5 persen
 Kawasaki   2,6 persen 
 Vespa   0,5 persen
 Lain-lain   2,2 persen
 Total 100  persen
Polling: Mengapa Anda Tertarik pada Motor Cina?
Harganya terbilang murah
Teknologinya tak beda dengan motor Jepang
Layanan purna jualnya oke
Bosan dengan motor Jepang
Sekedar mencoba hal atau barang baru
Catatan: Jawaban boleh lebih dari satu.
Current Results
Intro: Fenomena Motor Cina
Milenium baru membawa suasana baru. Untuk Indonesia, adagium ini terbukti benar. Di awal milenium ini, tepatnya sejak awal 2000, ada suasana baru di jagad sepeda motor kita. Dan yang menghadirkannya adalah motor-motor buatan Cina.

Setelah selama beberapa dekade kita melulu dicekoki motor Jepang, terutama bebeknya, sekarang kita bisa menikmati motor yang bernuansa lain, meksi masih tetap ada aroma Jepangnya. Nuansa itu terutama karena motor Cina hadir dengan harga lebih murah atau terjangkau.

Lepas dari nuansa permukaan tersebut, makna yang lebih esensial dari fenomena motor Cina adalah surutnya ''monopoli'' motor Jepang di negeri ini. Kita kini jadi lebih banyak punya pilihan, baik itu dalam ragam motor maupun harganya.

Akankah gelombang menggerus monopoli Jepang ini akan berlanjut terus, mari kita saksikan bersama di tahun-tahun mendatang. Dan untuk itulah website ini dihadirkan, guna memantau dari waktu-ke-waktu perkembangan fenomena motor Cina, plus motor Asia non-Jepang lainnya.

Selamat mengikuti.

 

 Motorcycle World
 Fresh from China

 

  2001 motorcina.com